Di mäsa ini kita sering melihat di tv banyak sekali kasus yang penanganannya membutuhkan para ahli jiwa. Yupp Psikolog. sebut saja kasus pedofilia yang marak di tahun 2014 dan 2015, kasus Wayang Mirna yang keracunan kopi bersianida, kasus pencabulan SJ, kasus mutilasi yang di lakukan oleh polisi di Kalimantan dan masih banyak lagi. Jadi dapat di katakan kita tidak sekedar membutuhkan dokter yang mengobati penyakit medis, tetapi kita juga membutuhkan ahli jiwa untuk menangani kasus-kasus kejiwaan, perilaku abnormal maupun gangguan mental.
Disini saya akan membahas sedikit tentang apa itu Psikologi, yang mana ilmu ini masih samar di telinga masyarakat awan atau bahkan masih banyak yang salah mengartikan ilmu Psikologi. Ada yang bilang psikologi itu mempelajari oh-roh mistik, ada yang bilang psikologi ilmu untuk menangani orang gila, ada pula yang bilang psikologi itu ilmu buat baca pikiran orang lain. Lalu sebenarnya psikologi itu apa???
PSIKOLOGI
Psikologi itu berasal dari bahasa Yunani "psyche" artinya jiwa, dan "logos" yang artinya ilmu. Jadi secara etimologi, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Berbicara tentang jiwa disinilah terkadang orang salah mengartikan psikologi. Kebanyakan orang mengartikan jiwa disini sebagai nyawa tetapi sebenarnya pengertian jiwa dan nyawa sendiri berbeda. Nyawa adalah daya jasmaniah yang keberadaannya tergantung pada hidup jasmani dan menimbulkan perbuatan badaniah organic behavior, yaitu perbuatan yang di timbulkan oleh proses belajar. Misalnya nafsu, insting, refleks, automatisme dan sebagainya. Jika jasmani mati, mati pula nyawanya. Sedangkan jiwa adalah daya hidup rohaniah yang bersifat abstrak, yang menjadi pengatur semua perbuatan pribadi maupun perilaku manusia. Karena sifatnya yang abstrak maka kita tidak dapat mengetahui jiwa secara wajar, melainkan kita hanya dapat mengenal gejalanya saja. Jiwa adalah sesuatu yang tidak tampak, tidak dapat di lihat oleh indra kita.
Oleh karena psikologi ilmu yang mempelajari kejiwaan manusia maka dapat di artikan bahwa psikologi mempelajari wujud dari jiwa itu sendiri yakni perilaku, tindakan, sifat, kepribadian maupun cara berpikir individu.
Komentar
Posting Komentar